You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Jelang Asian Games, Kuda di Jaktim Dipasangi Mikro Chip
photo Nurito - Beritajakarta.id

40 Kuda di Jaktim Diperiksa Kesehatannya

Jelang Asian Games 2018, Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur melakukan pemeriksaan kesehatan kuda di sekitar Equestrian, Pulomas. Selain itu, 40 kuda juga dipasangi mikro chip identitas.

Saat ini baru 40 kuda yang dipasangi mikro chip

Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudin KPKP Jakarta Timur, Irma Budiany mengatakan, pemasangan mikro chip atau penomoran identitas dilakukan agar kuda yang ada di DKI Jakarta terdata. Sehingga petugas mudah melakukan identifikasi jika ada temuan-temuan penyakit terhadap hewan tersebut.

"Kita telah melakukan surveillance pada penyakit kuda," kata Irma Budiany, Selasa (20/3).

Banner Asian Games Disebar ke-44 Kecamatan

Menurutnya, mikro chip yang dilengkapi barcode ini dipasang di leher kuda bagian bawah. Chip berukuran 5x1 sentimeter ini hanya berisi nomor identitas kuda. Untuk melihatnya harus dengan mesin barcode. Pemilik kuda juga diberikan kartu identitas berisi nomor kuda, nama pemilik, alamat rumah dan tanda-tanda spesifik pada kuda.

"Saat ini baru 40 kuda yang dipasangi mikro chip. Target kita ada 80 kuda yang dipasangi chip dan seluruhnya kuda tunggang," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye29315 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11556 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6928 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3876 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye1651 personAldi Geri Lumban Tobing